Mendaftar Kuliah dan Hal yang Membuang-buang Waktu. Sebuah Pembelajaran!

ujian masuk kuliah perguruan tinggi

Ilustrasi Ujian masuk ke Universitas Idaman. Image source via japantimes.co.jp

Masuk kuliah di perguruan tinggi favorit terutama perguruan tinggi negeri adalah impian setiap muda mudi yang baru lulus SMA maupun SMK. Tidak hanya seorang siswa, tapi juga orang tua yang menginginkan anaknya bisa kuliah di kampus yang diinginkannya.

Passion Itu Penting

Selain kampus favorit, memilih jurusan kuliah adalah hal yang sangat penting yang harus kita perhatikan. Jurusan kuliah akan berpengaruh besar terhadap perkembangan diri kita, cara kita berfikir, dan karir kita. Agar kita tidak salah ambil jurusan, kita perlu menyiapkan niat, dan tahu bidang yang menjadi kelebihan kita.

memilih jurusan kuliah sesuai passion

Bicara soal jurusan kuliah, passion adalah hal yang sangat penting. Image source via pexels.com

Dalam lingkungan yang aku temui dari sebagian besar kawan-kawanku seangkatan. Tidak banyak yang sudah mempersiapkan diri untuk menentukan jurusan yang sesuai dengan minat juga kemampuan untuk masuk ke jenjang perkuliahan. Mirisnya, aku termasuk didalamnya.

Diwaktu SMA, aku belum mempersiapkan kemana langkahku dan pilihan yang akan aku ambil. Keinginan untuk kuliah baru muncul ketika pertengah semester waktu kelas 12 SMA.

Awalnya ingin jadi tentara hehehe, tapi dengan banyak pertimbangan akhirnya aku kubur dalam-dalam keinginan itu. Ketika lulus SMA aku putuskan untuk melanjutkan kuliah. Tentu saja aku pengennya kuliah di kampus idaman, namun karena persiapanku yang belum cukup matang mengharuskanku mencari kampus lain sebagai alternatif kampus idaman 😀

Karena kampus idaman dicapai tidak melulu doa saja, kita perlu persiapan yang matang untuk bisa tembus ke Perguruan Tinggi Idaman. Kalau dirasa sudah benar siap, ya kita ikuti ujian dan tawakal. hehehe

Baca juga, cara sehatku sebagai anak kos-kosan.

Alasan Memutuskan Untuk Kuliah

masuk kuliah di perguruan tinggi idaman

Photo University of Cambridge. Image via pexels.com

Kuliah adalah keputusanku sendiri, yang mendasarinya adalah nasehat dan pengarahan dari kedua orang tuaku. Kuliah memang tidak menjamin aku akan berhasil, atau akan lebih pintar. Bukan cuma sekedar ijasah dan mencari pekerjaan.

Ya.. tidak bisa di pungkiri ijasah itu sangat penting di negeri ini. Kita butuh bukti dalam selembar kertas agar keilmuan kita diakui. Namun ijasah bukan segalanya, masih banyak yang lebih teramat penting.

Walaupun sejujurnya aku tidak suka dengan sistem pendidikan yang sudah berjalan di negeri ini. Namun yang terpenting adalah pengalaman dan pola pikir yang bisa mendidiku menjadi lebih baik. Aku lebih bisa mengeskplorasi diri dan menggali passion.

Sepengetahuanku, banyak para terpelajar Indonesia yang sukses menjadi pengusaha besar berawal dari lingkungan kuliah, walaupun pada akhirnya selesai atau tidak. Banyak juga ilmuan-ilmuan dari Indonesia yang berhasil dan terkenal di dunia.

Pada kenyataannya, banyak kampus-kampus di Indonesia yang lebih baik dari kampus-kampus yang ada di luar negeri. Jadi menurutku pendidikan tidak selalu buruk, tinggal bagamaina diri kita menjalani itu semua.

Meskipun serapan ilmu dari pendidikan formal hanya sekelumit saja, dari pendidikan formal bisa kita jadikan fondasi untuk belajar lebih banyak di lingkungan masyarakat.

Sebagai catatan yang paling penting,

Sekolah itu tidak wajib, tapi belajar itu wajib!”

Setiap orang mempunyai pilihan jalan masing-masing buat belajar dan mencapai cita-cita, dan belajar tidak mesti melalui pendidikan formal.

Pernah Ambil Keperawatan, Yang Dulu Menjadi Pilihan

kuliah perawat agar berprofesi mulia

Nurse adalah profesi yang sungguh mulia. Image source via pexels.com

Dulu aku memilih untuk melanjutkan kuliah ke program studi keperawatan. Pilihan itu aku ambil berdasarkan referensi dari saudaraku yang juga seorang perawat, Ibu dan bapakku juga setuju jika nantinya aku berkarir di dunia kesehatan.

Menurutku, perawat itu adalah profesi yang keren. Kita bisa bermanfaat untuk membantu sesama, menolong orang sakit. Yang pasti perawat adalah profesi yang mulia untuk kita jadikan ladang amal sholeh.

Selain dorongan dari keluarga, teman-temanku sekolah juga banyak yang mendukungku. Kami sering punya obrolan bersama seputar dunia kesehatan, fisioterapi, dan lainnya. Masih ingat waktu itu kami rame-rame ke warnet, cari formulir, isi formulir bareng dan ngirim bareng-bareng.

Akhirnya, aku putuskan mengikuti seleksi ujian masuk kuliah keperawatan mulai dari jalur SNPMTN Undangan, PMDK Poltekes Kemenkes Surakarta, hingga SIPENMARU Poltekes Kemenkes Surakarta. Dari ketiga jalur masuk dan berbagai kampus yang aku coba, ternyata tidak ada yang diterima.

Dan sekarang aku sadar, ada hal lain yang harus menjadi pertimbangan penting, yaitu passion dan hati nurani kita. Waktu itu, aku belum sampai memikirkan secara detail soal hal itu, dan juga hal-hal lain yang menjadi kekurangan dari program studi keperawatan.

Dan sebenarnya, dalam kejadian tertentu aku takut dengan Darah!! yah bisa sering pingsan kalau aku ketemu darah. Mungkin kalau dulu aku keterima menjadi perawat. tidak tahu deh sekarang bagaimana hahaha

Dan akhirnya, aku merasa beruntung sekali.. tidak jadi menjadi seorang perawat, dan takdir Allah bukan jalanku 😀

Jurusan – jurusan Kuliah Yang Pernah Aku Ambil

kuliah jurusan teknik

Jurusan kuliah, pilihlah yang terbaik. Image source pexels.com

Selain keperawatan ada beberapa jurusan lain yang menjadi pilihanku. Meskipun diwaktu itu aku belum mengenal betul sesuatu yang menjadi kelebihanku, aku sudah mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya pilihan program studi jenjang pendidikanku selanjutnya.

Mulai dari pemilihan jurusan aku rasa cocok, memilih kampus, dan menganalisa biaya kuliah dari jurusan yang aku ambil. Pertimbangan lainnya dengan mengukur diri melalui beberapa mata pelajaran yang aku sukai, serta melihat peluang dunia kerja dan kebutuhan untuk program studi yang akan kupilih.

masuk kuliah ilmu statistika

Ilmu Statistik. Image source pexels.com

Jurusan Teknik Elektro, dan Informatika

Dari berbagai pertimbangan, dirasa teknik adalah jurusan yang lebih cocok untuk aku jalani. Jurusan teknik yang aku rasa cukup cocok untuk aku pilih lebih tepatnya teknik komputer dan keluarganya.

Beberapa jurusan teknik yang pernah aku ambil sesuai dengan penilaianku adalah Teknik Elektro, Teknik Telekomunkasi, Teknik Informatika dan Teknik Komputer.

Semua jurusan yang aku sebut itu pernah aku coba daftar, kampus yang aku tuju antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Madiun, dan STMIK Amikom. Banyak ya? haha 😀

Jurusan Statistika

Selain teknik, jurusan statistika juga membuatku tertarik. Statistika mempelajari matematika (pelajaran yang cukup aku sukai) dan juga informasi tentang peluang kerja cukup terbuka lebar. Statistika pernah aku ambil melalui jalur SNMPTN Undangan, waktu itu aku memilih kampus Universitas Diponegoro untuk prodi statistika.

Jurusan Manajemen

Dulu aku juga pernah mendaftar jurusan Manajemen program diploma 3, pilihan itu aku ambil sebagai pelengkap dari kuota opsi program studi saat mendaftar Seleksi Mandiri di Universitas Brawijaya.

Berikut Daftar Kampus, Pilihan Program Studi dan Jalur Yang Pernah Aku Ikuti.

  1. Jalur SNMPTN Undangan
    • Universitas Brawijaya : S1 Keperawatan
    • Universitas Brawijaya : S1 Teknik Informatika
    • Universitas Diponegoro : S1 Keperawatan
    • Universitas Diponegoro : S1 Statistika
  2. PMDK tujuan Poltekes Kemenkes Surakarta
    • D3 Keperawatan
  3. SIPENMARU Poltekes Kemenkes Surakarta
    • D4 Keperawatan
    • D3 Fisioterapi
  4. SNMPTN Tulis
    • Universitas Brawijaya : S1 Keperawatan
    • Universitas Brawijaya : S1 T. Informatika
  5. Ujian Masuk PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)
    • D4 Telekomunikasi
    • D4 T Informatika
    • D3 T. Elektro
  6. Ujian Mandiri Universitas Brawijaya
    • S1 T. Elektro
    • S1 T.Informatika
    • D3 Manajemen
  7. Ujian Masuk STMIK Amikom Yogyakarta
    • S1 T. Informatika
  8. Ujian Masuk Politeknik Madiun (dulu blm negeri) – sekarang Politeknik Negeri Madiun
    1. D3 Komputerisasi Akutansi
    2. D3 T. Komputer

Dari urutan 1 sampai 6 bukan rejeki ku, yang menerimaku adalah Amikom dan Poltek Madiun. Pilihan yang aku ambil adalah jenjang S1. T. Informatika di STMIK Amikom.

masuk kuliah jurusan teknik informatika

Komputer Science. Image source pexels.com

Qadarullah, aku telah menajalani masa-masa berproses di kampus Amikom Yogyakarta, dari sanalah aku banyak menerima tantangan hidup baru dan pembaharuan hidup yang jauh lebih baik.

Berjumpa dengan teman-teman yang hebat dari berbagai daerah, masuk di beberapa organisasi kampus dan mengasah pola pikir didalamnya, belajar bersosial dan mengabdi kepada masyarakat, belajar berbagi kepada junior maupun senior. Dan akhirnya berkat Allah, aku telah tumbuh menjadi sekarang ini.

Seperti itu ceritaku, pengalaman mencari kuliah yang aku alami, semoga ada hikmah yang bisa dipetik.

Baca juga – Pengalaman Pertamaku Menaklukkan Puncak Tertinggi Lawu.

  • Add Your Comment