Tips Berbagi Peran dan Tugas Untuk Orangtua Baru Dalam Mengasuh Bayi

Foto Keluarga dan Bayi Lucu

https://media.ihram.asia

Buah hati adalah salah satu anugerah yang paling berharga yang hadir dalam kehidupan rumah tangga seseorang. Kelahirannya selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu tidak hanya oleh calon orangtua saja, namun juga seluruh keluarga besar dari si bayi tersebut.

Semenjak kehadiran buah hati yang telah lahir kedunia, orangtua akan memiliki tanggung jawab yang harus ditunaikan untuk merawat, membesarkan dan mendidik anak itu sampai ia dewasa nanti.

Bagi sebagian orangtua, terutama pasangan yang baru saja menikah, tanggung jawab untuk merawat dan membesarkan anak tidaklah sesuatu yang mudah. Pekerjaan ini memiliki tantangan yang besar dan bisa membuat stress, apalagi pada masa-masa awal setelah melahirkan dan juga kelahiran anak yang pertama.

Orangtua baru harus menghadapi suatu rutinitas yang baru, yaitu memliki perhatian khusus untuk bayi mereka tercinta. Dalam mengasuh bayi bagi orang tua baru, jika tidak ditangai dengan benar bisa menjadikan stress bagi mereka, terutama bagi ibu

Seperti yang kita ketahui bersama, tugas ibu adalah mengasuh dan membesarkan anak, terlepas dari perannya sebagai ibu rumah tangga dan juga wanita karir jika ini menjadi profesi dari ibu. Walaupun cuma sebagai ibu rumah tangga ataupun juga keduanya, semuanya tetap memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu mengasuh anak.

Namun tanggung jawab bilamana ibu juga sebagai seorang wanita karir tentunya akan lebih besar dibandingkan seorang ibu yang hanya sebagai ibu rumah tangga, karena mereka masih harus membagi waktu untuk anak-anak dengan pekerjaan mereka.

http://jalandakwah.info/

Jika anda adalah salah satu wanita yang mengalami kesulitan untuk mengasuh anak-anak anda, berikut adalah beberapa tips tentang bagaimana mengasuh bayi dengan cara yang benar supaya anda tidak merasa stress.

Peran Ibu dan Ayah, dan Kekompakan Merawat Bayi Baru Lahir

Kunci penting suksesnya mengasuh anak ialah kekompakan dari orang tua si anak sendiri, dengan membagi peran dan tugas istri dengan suami. Memang tugas utama seorang ibu ialah mengasuh anak, namun bukan berarti anda yang sebagai seorang ibu harus benar-benar menghilangkan keterlibatan sang ayah dalam mengasuhnya.

Anda dapat berdiskusi dengan suami tentang pembagian tugas dalam mengasuh si kecil, supaya anda dan suami tidak sama-sama merasa kelelahan. Hal ini akan sagat membantu untuk mengurangi stress pada ibu, cara seperti ini juga akan berguna untuk membangun koneksi antara sang ayah dengan buah hati anda.

1. Pembagian Tugas Dalam Memberi Asi dan Mengganti Popok

Pada masa awal setelah dilahirkan, dedek bayi akan menjadi sangat rewel dan sering terbangun di malam hari. Anda perlu memberinya ASI dua jam sekali atau sekedar mengganti popoknya yang basah.

Hal ini tentu saja akan menguras tenaga. Oleh karenanya ibu tidak bisa memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat jika semua itu dikerjakan secara sendirian.

Solusinya ialah dengan membagi jam kerja anda dengan suami. Pembagian jam kerja yang dimaksud adalah waktu dimana anda dan suami harus melakukan tugas-tugas merawat bayi seperti memberi ASI, mengganti popok atau menggendongnya.

2. Membagi Waktu dengan Baik

Misalnya, anda berdua bersepakat untuk membagi waktu kerja anda di siang hari dan suami di malam hari. Untuk pemberian ASI, anda dapat memompanya terlebih dahulu sebelum anda tidur dan simpanlah ASI ke dalam kulkas.

Pembagian waktu ini harus fleksibel, supaya suami anda tidak merasa kelelahan dan tidak dapat bekerja dengan maksimal. Ketika pekerjaan suami anda menumpuk di kantor, anda bisa menggantikan jadwal mengasuh bayi suami anda.

Sebagai gantinya, suami anda akan membantu anda untuk merawat bayi seharian pada akhir minggu. Semuanya tergantung pada bagaimana anda berdua mendiskusikan hal ini dengan pengertian satu sama lain.

 

Itulah hal-hal yang perlu dilakukan untuk awal mula mengasuh dan merawat bayi yang baru lahir, tidak berhenti sampai disitu. Perkembangan anak akan terus berlanjut dan ini masih menjadi tanggung jawab yang harus ditunaikan oleh orangtua.

Dalam memperhatikan perkembangan si kecil, hal ini menjadi perhatian bersama dan orang tua harus serah dalam memberikan pembelajaran dan edukasi.

Dengan begitu, kedepannya perkembangan anak akan menjadi baik dan bisa menjadi anak yang memiliki fisik serta mental yang sehat, selain itu cara mendidik, kasih sayang dan perhatian orang tua juga bisa membengaruhi etika si anak.

Semoga bermanfaat.

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan GushaironFadli.com. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.

Loading Disqus Comments ...