Mengapa Linux ? Berdasarkan Pengalaman Pribadi

linus torvald penemu linux

deviantart.com

Linux adalah sistem operasi dengan lisensi open source yang dikembangkan oleh komunitas di seluruh dunia. Dengan kode sumber yang terbuka ini, siapapun bisa mengembangkannya secara bebas tanpa batasan apapun.

Sedikit Perkenalan Dengan Linux

sistem hirarki direktori linux

Image via linuxacademy.com

Linux pertama kali ditemukan oleh Linus Torvalds seorang mahasiswa dari Universitas Helsinki, Finlandia. Linux pertama kali dikembangkan berdasakan Unix. Sebenarnya Unix juga terbagi menjadi berbagai macam jenis, varian Unix yang dijadikan tiruan (cloning) untuk linux adalah Unix varian Minix.

Saat itu Minix termasuk varian Unix dengan kode sumber terbuka sehingga orang lain bisa mempelajari kode sumbernya dan melakukan pengembangan, seperti yang dilakukan Linux Torvald untuk linux. Walaupun open source tidak semua Unix itu bebas, ada yang dikomersilkan seperti Machintosh dari Apple juga dikembangkan dari Unix.

Linux sendiri berada dibawah lisensi resmi yang bernama GNU GPL (GNU General Public License) yaitu sebuah standarisasi lisensi yang mewadahi semua produk-produk dengan kode sumber yang terbuka, biasa kita sebut open source.

Awal Yang Buruk Bersama Linux

aku benci linux

Image via pexels.com

Pertama kali aku mengenal sistem operasi linux adalah sewaktu masih dibangku sekolah menengah atas. Saat itu aku pernah mengikuti ekstrakulikuler sekolah yang bernama (SCC) SMANTI Cyber Club.

Pada saat itu, SMANTI Cyber Club pernah mengadakan studi banding ke Fakultas MIPA UGM yang ada program studi ilmu komputernya. Sewaktu di UGM kami tamu dari SMA N 1 Maospati disambut baik dan mendapatkan banyak wawasan mengenai UGM.

Waktu itu kami di ajak jalan-jalan ke ruang server yang isinya rak-rak komputer yang cukup besar sebesar almari, kemudian ditunjukan film animasi yang dibuat dari aplikasi open source yang bernama Blender, dan masih banyak lagi.

Dan yang paling teringat adalah UGM juga memperkenalkan linux lokal yang dikembangkan oleh UGM sendiri, nama linuxnya adalah UGOS (UGM Goes Open Source), dulu semua peserta tamu studi banding diberikan CD berisi instalasi UGOS. Seingatku tampilan UGOS waktu itu masih mirip seperti ubuntu.

Nah, itulah pertama kali aku tahu ada sistem operasi lain selain micorsoft windowsSepulang studi banding dari Jogja dan sampai dirumah, aku mencoba melakukan instalasi linux di laptopku tersayang acer 4740G. Waktu itu aku masih sangat asing sekali dengan linux.

Pengalaman pertama memasang linux di laptopku ternyata menghapus semua data yang ada dilaptopku, windows lagu dan gambar-gambar yang aku sukai semunya hilang, kecewanya bukan main waktu itu. Sudah jelas sekali aku kurang memperhatikan panduan saat instalasi, langsung klik-klik aja tanpa mempertimbangkan opsi yang mana yang harus aku pilih.

Beberapa hari menggunakan linux single boot, sangat belum terbiasa dan tampilan antarmuka yang tidak aku sukai waktu itu. Aku merasa cukup kesulitan untuk mengoperasikan linux, ditambah lagi banyak driver yang tidak kompatibel. Dan lagi office yang ada dilinux tidak mendukung untuk tugas-tugas sekolahku.

Akhirnya, balik lagi ke sistem operasi biasanya, windows 7 waktu itu. Mulai saat itu aku merasa cukup kecewa dengan linux dan sempat bilang pada diri sendiri bahwa aku tidak mau lagi berhubungan dengan linux. hahaha (dulu)

Akhirnya Aku Harus Berhubungan Dengan Linux Lagi

repository linux remastersys

gushaironfadli.com

Aku cukup lama melupakan linux semenjak aku kembali mengoperasikan windows 7 lagi, kira – kira 2 tahun sejak masuk kelas sebelas SMA hingga awal masuk kuliah.

Aku kuliah di kampus swasta di Jogja yang berfokus dikeilmuan teknologi informasi dan komputer. Kampusnya adalah STMIK Amikom Yogyakarta, kuliah di Amikom bukan merupakan kesengajaan, dan bukan tujuan awal. Dulunya aku pengennya kuliah jurusan keperawatan, karena berkali-kali ga ada yang tembus, Amikom yang jadi pilihan. hehehe

Aku mengambil jurusan teknik informatika jenjang strata-1, awal perkuliahan aku kembali diperkenalkan dengan linux melalui ITC (Introduction To Computer) dikampus Amikom. Melalui ITC ini dikenalkan kembali dengan linux, dan dijelaskan bahwa akan ada mata kuliah wajib yang menggunakan linux. Jadi memasang sistem operasi linux diwajibkan di kampus tempatku kuliah.

Rasanya dalam hati teringat masa lalu yang buruk dengan linux, tapi mau gimana lagi. Karena setelah melewati fase hampir putus asa karena tidak dapat kuliah yang kemudian pada akhirnya kuliah di Amikom aku memutuskan untuk bersemangat dan menerima apapun yang aku pelajari di kampus Amikom.

Menemukan Kasih Sayang Linux

Ketika memasuki perkuliahan semester 2 ditahun ajaran 2012/2013, aku mendapati mata kuliah sistem operasi. Sistem operasi yang digunakan untuk materi perkuliahan adalah linux, bebas boleh menggunakan distribusi linux apapun.

Secara terpaksa aku memasang linux lagi di laptopku agar memudahkanku belajar dan membuat laporan praktikum. Ditambah tugas akhir untuk mata kuliah sistem operasi adalah membuat distribusi linux baru, akhirnya mulai lagi eksplore tentang linux agar bisa dibuat sesuai keinginan.

apa itu the linux foundation

Image via bitcoinez.com

Dari tugas itu aku mulai banyak belajar lagi mengoperasikan sistem operasi linux, mulai menemukan berbagai macam formula untuk belajar banyak hal baru. Linux juga lebih pas dijalankan di laptopku dan membuat performa lebih lancar.

Ternyata perkembangan linux saat ini sangat pesat, linux mulai menyuguhkan grafis yang sangat menarik, indah dan user friendly. Aku rasa linux sudah tidak seburuk dulu untuk segi tampilan. Untuk setiap bugs dari versi-versi sebelumnya telah mengalami perbaikan. Saat ini linux sudah bisa dipasang diberbagai vendor hardware dan telah banyak driver yang tersedia. 

Aku mulai lebih aktif lagi menggunakan linux dan pernah menjadi anggota KPLI Amikom (FOSSIL), selain itu aku mengikuti kegiatan intorduction to computer di kampus sebagai promotor pengenalan linux, pelatihan dan pembelajaran tentang linux banyak aku jalani. Mulai lebih mengenal linux dan fungsinya yang powerful menjadikanku produktif dengan linux.

Dan ya, susah lepas jadinya berpisah sama linux. hehehe

Testimoni Pribadi Sebagai Pengguna Linux

desktop linux elementary os 3.0 freya

gushaironfadli.com

Untuk awalnya aku sedikit kebingungan mengoperasikan linux karena banyak beberapa fungsi yang musti dijalankan menggunakan terminal (kalau di windows cmd) berbasis teks konsole, banyak beberapa perintah yang harus aku pahami agar bisa berjalan dengan linux.

Ketika aku mengenal lebih dalam seputar linux dan bisa mengguanakan teks konsole linux, banyak hal yang bisa aku lakukan mulai dari troubleshooting, dan repair beberapa bug yang ada di sistem operasi. Juga kita akan lebih terbebas dari yang namanya virus yang umum menginfeksi sistem operasi windows.

Ketika mengerjakan sesuatu terasa lebih cepat, lebih efektif, dan lebih powerful menggunakan konsole terminal. Selain sensasi kita lebih dapat, menggunakan terminal menjadikanku lebih produktif daripada menggunakan dekstop (GUI). Linux yang aku gunakan berbasis debian yaitu elementary OS 3.0 dengan code name ‘freya’.

Ada beberapa kelebihan linux yang mau aku sampaikan. Linux adalah sistem operasi open source yang bisa dikembangkan oleh siapapun. Jika kita bisa menciptakan sesuatu yang baru atau mengkustom dengan memanfaatkan linux / program open source lain itu sah-sah saja.

Hal yang paling menguntungkan untuk aku pribadi sebagai pengguna linux adalah aku bebas melakukan apapun untuk mengeksplorasi sistem operasi linux yang terpasang laptopku. Karena laptop yang aku gunakan adalah open source dan gratis.

Hal lain yang ingin aku sebar luaskan adalah menyebarkan mindset kalau open source itu menyenangkan, dan meminimalisir melakukan pembajakan.

Linux juga banyak digunakan diberbagai instansi, perusahaan-perusahaan diseluruh dunia. Linux juga sangat banyak kita temui manfaatnya dalam kehidupan kita, banyak hal dalam kehidupan kita ini ternyata berbasis linux lho, seperti handphone android kita sebenarnya itu adalah linux.

Jadi mempelajari linux menurutku adalah peluang besar, karena linux akan terus berkembang 😀

Penutup, coba lihat video berikut tentang bagimana linux dikembangkan.

 

 

 

  • Add Your Comment