10 Arti Warna dalam Psikologi Warna, Terlengkap!

Arti Warna Warna Dalam Psikologi

sumber gambar: www.audubon.org

Setiap warna memiliki makna, arti warna warna dapat dikaitkan dalam ilmu psikologi untuk menjelaskan karakter seseorang berdasarkan warna kesukaan. Perlu kita sadari warna adalah anugerah Tuhan yang begitu indah, tercipta di dunia yang sebagai perhiasan. Gak terbayang kan, gimana jadinya kalau dunia ini tidak ada warna-warna yang ada seperti saat ini.

Arti Warna Menurut Para Ahli

Warna merupakan elemen yang paling dominan dan juga aspek yang paling relatif dalam desain dan kehidupan. Persepsi terhadap warna melibatkan respon psikologi dan fisologi manusia. Apabila ditinjau dari psikologis atau emosi manusia, makna dan arti warna-warna yang ada itu bisa menunjukan kesan perasaan akan sesuatu, objek, cahaya, mata dan otak terlibat dalam proses sensasi dan persepsi yang kompleks.

Secara psikologis diuraikan oleh J. Linschoten dan Drs. Mansyur, warna-warna itu bukanlah suatu gejala yang hanya dapat diamati saja, warna dapat mempengaruhi kelakuan dan memegang peranan penting dalam penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya kita akan bermacam-macam benda.

Dari penjelasan diatas dapat dijelaskan bahwa selain hanya dapat dilihat dengan mata, ternyata warna bisa menyampaikan pesan untuk mempengaruhi perilaku seseorang, mempengaruhi penilaian estetis dan turut menentukan suka tidaknya seseorang pada suatu benda.

Arti dari setiap warna dari segi emosi ini pun sudah pernah diteliti sejak dulu. Seperti Lois B.Wexner (1954) sudah pernah melakukan penelitian tentang keterkaitan warna dengan suasana hati (mood). Bahkan Psikolog Amerika, Frank H. Mahnke (1996) juga pernah memimpin eksperimen tentang keterkaitan warna dengan emosi (UK Essays Film Studies: 2015).

Penerapan warna misalnya dalam pembutan logo pada suatu perusahaan, pengolahan warna menggunakan ilmu psikologi agar logo yang dihasilkan bisa menyampaikan pesan tersembunyi dari perusahaan itu, sekaligus menggambarkan brand yang kuat untuk konsumen.

Contoh yang lainnya adalah pada iklan, selain grafik dan scene yang bagus, pemilihan warna adalah hal mendasar yang menjadi bahan pertimbangan. Warna adalah aura yang menjelaskan karakter dari suatu objek maupun subjek, bisa benda bisa berupa sifat, yang berkaitan dengan sifat adalah kepribadian seseorang berdasarkan warna kesukaan.

Para fotografer dan juga videografer sering menggunakan psikologi warna untuk menciptakan efek emosi dengan tujuan karyanya bisa dirasakan sepenuhnya oleh orang lain yang melihatnya. Di dunia film, juga digunakan pengolahan makna warna untuk efek emosi (color grading). Seperti film horor yang sering menggunakan warna biru nuansa gelap untuk membangun suasana takut, dan lain-lain.

Kelompok Warna (Color Group)

Kelompok warna dibagi atas 2 dasar kelompok makna warna, yaitu warna hangat dan warna dingin.
Warna hangat:warna hangat ini terdiri dari warna oranye, merah, emas dan coklat.

Terkait dengan cahaya matahari. Warna hangat bisa membuat objek terlihat berat dan padat. Warna hangat terlihat jauh di depan.

Warna dingin: warna dingin terdiri dari biru muda, hijau dan ungu. Identik dengan awan, salju dan bayangan tergelap malam hari. Warna dingin bisa membuat objek terlihat terang dan segar. Warna dingin terlihat jauh di belakang.

Warna hangat juga bisa melompat dari warna dingin yang sudah memudar. Jika kita ingin membangun kedalaman ilusi, kita bisa meletakan objek warna hangat di latar depan (foreground) dan objek warna yang lebih dingin diletakan di latar belakang (background).

Mengetahui Kepribadian Seseorang Berdasarkan Warna Kesukaan

Warna dapat mencangkup dari berbagai aspek nilai-nilai kehidupan, memiliki arti yang berbeda-beda, keserasian dan keindahan. Penerapan warna sangat membantu dalam kehidupan manusia, dalam hal apapun sebagai penghias dan pengindah objek maupun subjek.

Di dalam ilmu psikologi, warna sangat berpengaruh terhadap jiwa seseorang, kepribadian hingga kesehatan. Jika kamu cukup peka dalam memahami arti warna ini, setiap kamu melihat orang akan tergambar adanya warna di dalam dirinya, yang berarti menggambarkan bagaimana kepribadiannya.

Jika kamu ingin bisa membaca kepribadian seseorang dari warna kesukaan orang tersebut, ketahuilah terlebih dahulu warna-warna dasar yang memiliki arti aura juga emosi yang tersimpan didalamnya.

Arti Warna Warna

Ada 8 warna dasar yang dirangkum oleh C.S Jones yang menggambarkan rasa dan emosi diantaranya, warna merah, orange, kuning, biru, hijau, hitam, putih, coklat.

Warna-warna dasar tersebut memiliki makna tersendiri. Pada artikel ini saya tambahkan 2 poin yaitu warna pink dan ungu, kedua warna tersebut adalah warna kombinasi yang cukup populer, penjelasannya seperti berikut:

1. Arti Warna Merah

Arti Warna Merwah

sumber gambar: www.pixabay.com

Warna merah adalah warna yang beraura kuat, memberi arti gairah dan memberi energi untuk menyerukan terlaksananya suatu tindakan. Dalam psikologi warna merah memberi arti sebuah simbol keberanian, kekuatan dan energi, juga gairah untuk melakukan tindakan (action), serta melambangkan kegembiraan.

Merah merupakan warna yang paling mendalam di antara warna-warna yang ada, warna ini termasuk golongan warna yang hangat. Makna warna merah bisa menggambarkan reaksi fisik terkuat dari diri kita sendiri.

Arti warna ini juga bisa disebut mengartikan kehidupan, seperti darah dan juga kehangatan (warm). Disebut juga sebagai warna kehebatan di dalam dunia romansa serta dalam dunia kakuasaan. Dalam benak kita semua itu terikat erat dengan segi psikologi warna ini.

Negatifnya warna merah identik dengan kekerasan. Untuk menjaga keseimbangannya warna merah baik jika dipadukan dengan warna biru muda. Dalam makna yang positif warna merah adalah simbol keberanian.

2. Arti Warna Oranye

Arti Warna Orange

sumber gambar: www.pixabay.com

Oranye merupakan kombinasi antara warna merah dan kuning. Warna oranye memberi kesan hangat dan bersemangat serta merupakan symbol dari petualangan, optimisme, percaya diri dan kemampuan dalam bersosialisasi. Warna oranye adalah peleburan dari warna merah dan kuning, sama-sama memberi efek yang kuat dan hangat.

Oranye merupakan warna ketenangan yang berkaitan dengan kehangatan sebuah hubungan. Warna ini menyatu dengan nuansa musim gugur dan juga nuansa keindahan seperti matahari terbenam (sunset). Warna yang hangat ini punya kulitas tersendiri.

Seperti alasan kenapa orang sering menggunakan warna kuning dan oranye untuk memperingati sebuah kenangan manis. Semua itu karena warna hangat dapat menarik perhatian orang tanpa adanya nuansa intimidasi atau menakut-nakuti seperti warna merah.

3. Arti Warna Kuning

Arti Warna Kuning

sumber gambar: www.wallpaperswide.com

Warna kuning memberi arti kehangatan dan rasa bahagia dan seolah ingin menimbulkan hasrat untuk bermain. Dengan kata lain warna ini juga mengandung makna optimis, semangat dan ceria.

Secara psikologi, makna warna kuning mengarah pada warna yang paling bahagia, menyolok dan juga menyatu dengan ekstrovert. Warna ini biasanya digunakan oleh orang yang ingin tampil atau ingin diperhatikan oleh orang lain.

Kuning ini disebut-sebut sebagai warna matahari yang terlihat alami. Keberadaannya dapat merangsang aktivitas pikiran dan mental. Aura yang terdapat pada warna kuning sangat baik digunakan untuk membantu penalaran secara logis dan analitis.

Oleh karena itu individu penyuka warna kuning cenderung lebih bijaksana dan cerdas dari sisi akademis, sehingga mereka lebih kreatif dan pandai menciptakan ide yang orisinil.

4. Arti Warna Biru

Arti Warna Biru

sumber gambar: www.audubon.org

Warna biru umumnya memberi efek menenangkan dan diyakini mampu mengatasi insomnia, kecemasan, tekanan darah tinggi dan migraine. Didalam dunia bisnis warna biru disebut sebagai warna corporate karena hampir sebagian besar perusahaan menggunakan biru sebagai warna utamanya.

Hal ini dikarenakan warna biru mampu memberi kesan profesional dan kepercayaan. Biru diyakini bisa merangsang kemampuan berkomunikasi, ekspresi artistic dan juga sebagai simbol kekuatan.

Berdasarkan cara pandang ilmu psikologi warna biru tua mampu merangsang pemikiran yang jernih dan biru muda membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi.

Jika dikaitan dengan tipe kepribadian, warna biru berkaitan dengan tipe orang yang melankolis. Biru dengan cahaya yang dikurangi dapat memberikan nuansa ketenangan.

Apabila cahayanya ditambah menjadi seperi warna dingin atau es, maka dapat digunakan untuk menciptakan perasaan kesedihan, kesendirian atau juga relaksasi dan refleksi sabuah kesunyian.

5. Arti Warna Hijau

Arti Warna Hijau

sumber gambar: www.pixabay.com

Warna hijau adalah warna yang identik dengan alam dan mampu memberi suasana yang santai. Berdasarkan cara pandang ilmu psikologi warna hijau sangat membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan untuk menjadi lebih mampu dalam menyeimbangkan emosi dan memudahkan keterbukaan dalam berkomunikasi.

Hal ini diyakini sebagai efek rileksasi dan menenangkan yang terkandung dalam warna ini. Didalam bidang design warna hijau memiliki nilai tersendiri karena dapat memberi kesan segar dan membumi terlebih jika dikombinasikan dengan warna coklat gelap.

Warna hijau adalah aura untuk orang dengan tipe kepribadian plegmatis, yaitu kedamaian yang mendominasi di dalam diri seseorang tersebut. Orang dengan tipe kepribadian ini selalu bisa menjadi pengengah dalam setiap perbedaan, dan juga lebih memilih menghindari hal-hal yang berbau konflik.

Kebanyakan orang merasakan bahwa warna hijau merupakan warna yang paling seimbang. Warna hijau terang bisa fokus secara langsung pada reseptor (sel rangsangan) mata kita. Makna warna hijau itu mengarah pada sesuatu yang menenangkan, karena sebagai warna mayoritas tumbuhan, dan juga makna warna ini bernuansa mata uang.

 

6. Arti Warna Hitam

Arti Warna Hitam

sumber gambar: www.pexels.com

Warna hitam adalah warna yang akan memberi kesan suram, gelap dan menakutkan namun juga elegan. Karena itu elemen apapun jika dikombinasikan dengan warna hitam akan terlihat menarik .

Hitam mempunyai arti yang melambangkan keanggunan (elegance), kemakmuran (wealth) dan kecanggihan (sopiscated), juga merupakan warna yang independent dan penuh misteri.

Sering kali anak remaja suka dengan warna ini, karena jiwa muda adalah jiwa ajang penuh misteri dalam menemukan jati diri.  Kesukaannya tampak saat pemilihan warna busana. Di dalam dunia fashion sendiri, warna hitam juga sering digunakan untuk menunjukkan kesan kurus dan langgeng.

Filosofi warna hitam mengandung makna positif diantaranya:
1. Mencerminkan keberanian
2. Pusat perhatian (terutama lawan jenis)
3. Ketenangan dan dominasi
4. Keteguhan,kekuatan dan keteguhan hati
5. Lebih menyukai yang alami daripada yang palsu.

Jika seseorang yang suka dengan warna hitam, ia merupakan orang yang cuek dan tidak memikirkan omongan orang terhadap dirinya. Baginya asal dia nyaman dia akan melakukan apapun yang mereka suka.

Dalam pergaulan mereka cukup enak diajak berteman karena dapat memberikan solusi dalam masalah teman-temannya.

Warna hitam juga melambangkan perlindungan, sesuatu yang negatif, mengikat, kekuatan, formalitas, misteri, perasaan yang dalam, kesedihan, kemarahan, harga diri. Warna ini seringkali juga digunakan untuk menunjukkan kekuatan dan ketegasan seseorang.

7. Arti Warna Putih

Arti Warna Putih

sumber gambar: www.pexels.com

Salah satu kelebihan warna putih adalah kemampuannya untuk membantu mengurangi rasa nyeri. Ini dikarenakan warna putih memberi kesan kebebasan dan keterbukaan. Kekurangan warna putih adalah dapat memberi rasa sakit kepala dan mata lelah jika warna ini terlalu mendominasi.

Bagi pekerja kesehatan warna putih memberi kesan steril. Putih sebagai warna yang murni dan tidak menggunakan campuran apapun memberi arti yang suci dan bersih. Untuk design yang minimalis penggunaan warna putih dapat menjadi pilihan yang tepat.

8. Arti Warna Coklat

Arti Warna Coklat

sumber gambar: www.pixabay.com

Warna coklat adalah salah satu warna yang mengandung unsur bumi. Dominasi warna ini akan memberi kesan hangat, nyaman dan aman. Secara psikologis warna coklat akan memberi kesan kuat dan dapat diandalkan. Warna ini melambangkan sebuah pondasi dan kekuatan hidup.

Kelebihan lainnya adalah warna coklat dapat menimbulkan kesan modern, canggih dan mahal karena kedekatannya dengan warna emas. Biasanya rumah-rumah mewah menerapkan warna-warna bernuansa coklat, hal ini memberi kesan ketengan jiwa tersendiri bagi pemiliknya.

Coklat akan berkesan buruk jika dikombinasikan dengan warna lain yang tidak tepat, semisal ungu dan biru. Dalam hal yang negatif coklat dianggap sebagai warna kotor dan tidak ada kejujuran. Untuk itu warna ini tidak baik sebagai simbol sebuah hubungan.

9. Arti Warna Pink

Arti Warna Pink

sumber gambar: www.pexels.com

Pink atau merah muda merupakan warna campuran antara warna merah dan putih. Namun secara keseluruhan, terdapat arti warna yang berbeda apabila dibandingkan dengan kedua warna asalnya.

Makna warna ini merepresentasikan prinsip feminim dan banyak disukai oleh para wanita, auranya yang kuat memberi benak kita nuansa kelemahlembutan, peduli, dan romansa.

10. Arti Warna Ungu

Arti Warna Ungu

sumber gambar: www.pexels.com

Warna ini tersambung dengan pikiran dan imajinasi seseorang. Disebut sebagai warna mewah, keagungan dan kebijaksanaan. Sejak jaman dahulu, warna ini terkait dengan nuansa kerajaan.

Warna ungu mampu memberi pemikiran atau penggambaran pada benak kita akan sesuatu yang bersifat kesenangan dan kemewahan hidup.

Kesimpulan

Meskipun warna dapat memberi pesan emosi pada sebuah objek, namun penilaian berdasarkan warna tidak selalu menjadi patokan jika dikaitan untuk hal yang bersifat subjektif. Jadi informasi ini bersifat relatif dam tidak bisa dijadikan sesuatu yang mutlak, semua adalah ilmu rasa, namun soal hati hanya pribadi masing-masing dan Tuhan yang tahu.

Pengetahuan ini juga bisa kita terapkan di dalam kehidupan, misalnya pemilihan warna yang sesuai saat membangun rumah, saat memilih baju dan bagimana kita menyeimbangkan warna dengan karakter yang selaras untuk menambah aura positif pada diri kita.

Demikian ulasan yang dapat saya buat terkait topik mengenai warna, semoga dengan adanya informasi ini dapat membuat kita lebih peka dalam membaca situasi dan memahami orang lain.

Referensi:

Jones, C.S. (2015), “Anything But Neutral: Using Color to Create Emotional Images”. Website: photography.tutplus.com
Essays,UK. (2015), “How to Color Affects Mood and Emotion Film Studies Essay”. Nottingham, Inggris. Website: ukessays.com

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan GushaironFadli.com. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.

Loading Disqus Comments ...
  • Add Your Comment